Sulit Saingi Kemegahan Lagu-Lagu Frozen II “let It Go”

Stagehousemusic, -Sinema Frozen II memiliki daya tarik visual yang sama magisnya dengan film pertama. Jika sinema terdahulu pada 2013 menunjukkan Arandelle membeku penuh salju, film kedua ini menghadirkan visual lebih berwarna dengan warna-warna musim gugur.

Sutradara Chris Buck dan Jennifer Lee menghadirkan kembali deretan tokoh yang dicintai penonton segala usia dari seluruh dunia. Karakter Elsa, Anna, Olaf, Kristoff, dan Sven telah berkembang dibanding film pertama dengan konflik masing-masing.

Kombinasi visual, kedalaman cerita, dan hadirnya tokoh-tokoh yang ikonik tetap membuat Frozen II memiliki pe-er besar. Bagaimanapun, hal paling mengemuka dari sekuel pertamanya adalah deretan lagu tema yang memikat.https://youtu.be/vSKlICmmi98

Lagu utama Frozen, “Let It Go”, menyabet gelar lagu orisinal terbaik di Academy Award 2014 sekaligus Grammy Award pada 2015. Belum lagi “Do You Want to Build a Snowman?”, “For the First Time in Forever”, dan “In Summer” yang amat populer.

Kali ini, penggarapan musik Frozen II memang tidak main-main. Pasangan musisi dari sekuel sebelumnya, Kristen Anderson-Lopez dan Robert Lopez, kembali menulis lagu untuk sekuel ini, dengan score karya Christophe Beck.

photo

© Disediakan oleh PT Republika Media Mandiri photo

Frozen 2

Total terdapat tujuh lagu orisinal dalam Frozen 2. Prosesnya melibatkan band dan penyanyi papan atas seperti Panic! At The Disco, Kacey Musgraves, dan Weezer. Tetap saja, belum ada lagu yang menempel cukup lama di benak begitu keluar dari bioskop.

Satu-satunya tembang yang tetap terngiang adalah “Into the Unknown” yang dinyanyikan Elsa (Idina Menzel). Akan tetapi, dari segi lirik maupun nadanya, tembang ini tidak terlalu sing along bagi anak-anak yang jadi sasaran penonton utama.

Salah satu lagu bahkan dibarengi dengan visual berlebihan sehingga melelahkan untuk disimak. Tembang yang dinyanyikan tokoh Kristoff bersama para rusa kutub di salah satu adegan itu lucu pada satu menit pertama, tetapi lama-kelamaan menjadi berlebihan.

Sumber: Republika.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *